Tag: Kecelakaan Hari Ini

  • Hindari Kendaraan dari Arah Berlawanan, Truk Box Pemicu Tabrakan Beruntun di Jrengik Sampang hingga Terperosok ke Sawah

    Hindari Kendaraan dari Arah Berlawanan, Truk Box Pemicu Tabrakan Beruntun di Jrengik Sampang hingga Terperosok ke Sawah

    SAMPANG, Ketik Data – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Senin (24/8/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tabrak belakang yang melibatkan tiga kendaraan ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp25 juta.

    Kapolres Sampang AKBP Anang Hadiyanto S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun tersebut.

    Kasi Humas menjelaskan, kronologi bermula saat sebuah truk box yang dikemudikan Febbi Eko Prastyo melaju dari arah timur menuju ke barat. Kaget saat berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan, sopir truk secara mendadak membanting setir ke arah kiri demi menghindari tabrakan.

    “Namun manuver tersebut membuat truk box hilang kendali hingga langsung menghantam minibus Suzuki Carry yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

    Situasi kian tak terkendali lantaran sepeda motor Honda Vario yang melaju tepat di belakang truk box tidak sempat mengantisipasi manuver mendadak tersebut. Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengendara motor langsung menabrak bagian belakang truk box. Kerasnya benturan bahkan membuat unit minibus dan truk box ikut terperosok ke area sawah di pinggir jalan.

    Meski benturan tergolong keras, pengemudi truk box dan pengemudi minibus Suzuki Carry dinyatakan selamat tanpa mengalami luka berarti. Kendati demikian, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat insiden ini.

    “Dua korban merupakan penumpang minibus atas nama Nur Qomariah dan Makiah, serta satu korban lainnya adalah pengendara sepeda motor atas nama Moh. Ba’i. Ketiganya telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Torjun,” imbuhnya.

    Saat ini, Unit Satlantas Polres Sampang telah bergerak cepat mengamankan barang bukti seluruh kendaraan yang terlibat serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pihak kepolisian menegaskan bahwa perkara kecelakaan ini masih terus didalami oleh tim penyidik.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di wilayah Kabupaten Sampang untuk senantiasa berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta segera beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan bersama,” tutupnya tegas.

  • Odong-Odong Tabrak 2 Motor di Menganti Gresik, 1 Orang Tewas dan 2 Luka

    Odong-Odong Tabrak 2 Motor di Menganti Gresik, 1 Orang Tewas dan 2 Luka

    GRESIK, ( Ketik Data ) Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan sebuah kendaraan wisata odong-odong dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Boboh, Desa Boboh, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

    Berdasarkan laporan awal Polsek Menganti, kecelakaan bermula saat kendaraan odong-odong yang dikemudikan Nur Cahyono melaju dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di sekitar PT Katwara, kendaraan diduga oleng ke kanan hingga keluar jalur dan menabrak dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

    Korban meninggal dunia diketahui bernama Ahmad Zaenal Arif (43), warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, yang mengendarai Honda Vario bernomor polisi W 2283 BQ. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

    Sementara itu, pengendara Yamaha Jupiter Suratno (39), warga Tambaksari, Surabaya, mengalami luka sobek pada kaki kiri. Penumpangnya, Didik Eko Cahyono (42), warga Kabupaten Jombang, mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanan. Keduanya segera dilarikan ke RS Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan medis.

    Polisi Lakukan Olah TKP dan Amankan Barang Bukti

    Petugas Unit Lantas Polsek Menganti langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Jenazah korban meninggal dunia kemudian dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna keperluan visum.

    Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga faktor utama kecelakaan adalah pengemudi odong-odong yang kurang berhati-hati serta penggunaan kendaraan wisata yang diduga tidak sesuai peruntukannya dan tidak memenuhi standar kendaraan di jalan raya.

    Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp1,5 juta.

    Hingga berita ini diterbitkan, Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.