Kategori: Nasional

  • Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar FGD Kepemimpinan di Polres Gresik, Perkuat Sinergi Antar-Lembaga

    Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar FGD Kepemimpinan di Polres Gresik, Perkuat Sinergi Antar-Lembaga

    GRESIK, Ketik Data – Polres Gresik menjadi tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Aktualisasi Kepemimpinan Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Jumat (21/8/2026).

    FGD tersebut digelar sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan kepemimpinan para Serdik, sekaligus untuk menghimpun data serta informasi pendukung dalam penyusunan Naskah Karya Akhir Perseorangan (Naskap).

    Kegiatan dipimpin Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra mewakili Kapolres Gresik. Turut hadir jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, para Kapolsek, enam perwakilan Serdik Sespimmen Dikreg ke-67, serta sejumlah pemangku kepentingan (stakeholders) dari Pemerintah Kabupaten Gresik, TNI, Kejaksaan, tokoh masyarakat hingga organisasi kepemudaan.

    Dalam sambutannya, Kompol Shabda Purusha Putra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan kepada Polres Gresik untuk menjadi bagian dari proses aktualisasi kepemimpinan Serdik Sespimmen Polri.

    “Polres Gresik menyambut baik kegiatan ini. Kami berkomitmen menyajikan data yang objektif dan aktual agar para Serdik mendapatkan materi pendukung penulisan Naskap yang berkualitas dan valid,” ujarnya.

    Sementara itu, perwakilan Serdik Sespimmen Dikreg ke-67, Danu Anindhito Kuncoro Putro, menyampaikan terima kasih kepada Polres Gresik serta seluruh narasumber lintas sektor yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan FGD.

    Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam memperoleh gambaran dan data yang komprehensif terkait kondisi di lapangan.

    “Tujuan utama kami adalah menggali data pendukung secara komprehensif untuk Naskap. Dukungan dan sinergi dari seluruh instansi serta elemen masyarakat di Kabupaten Gresik sangat berarti bagi kelancaran aktualisasi kepemimpinan ini,” ungkapnya.

    Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan dari Lembaga Sespim Polri kepada Polres Gresik sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan kegiatan.

    Setelah sesi foto bersama dan ramah tamah, para Serdik mengikuti wawancara mendalam serta pendalaman materi secara interaktif bersama narasumber dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar-lembaga sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi para Serdik dalam memahami persoalan, membangun kolaborasi, serta merumuskan solusi dalam pelaksanaan kepemimpinan di lingkungan tugas.

  • Kapolres Gresik dan Sipropam Cek Pelayanan di 3 Polsek, Tegaskan Larangan Pungli

    Kapolres Gresik dan Sipropam Cek Pelayanan di 3 Polsek, Tegaskan Larangan Pungli

    GRESIK, Ketik Data – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, bersama jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) melaksanakan mitigasi pelayanan publik di tiga Polsek jajaran, Senin (24/8/2026).

    Kegiatan tersebut menyasar Polsek Duduksampeyan, Polsek Cerme, dan Polsek Menganti. Mitigasi dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, transparan, profesional, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

    Selain aspek pelayanan publik, kegiatan juga difokuskan pada pengawasan dan evaluasi pelaksanaan penegakan hukum oleh personel. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan internal guna memastikan setiap proses penanganan perkara dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gresik memberikan penekanan kepada seluruh personel agar mengedepankan sikap humanis, responsif, profesional, dan berintegritas saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Berikan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berintegritas. Jangan ada pungli dalam bentuk apa pun. Masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan,” tegas AKBP Ramadhan.

    Sipropam juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan tugas personel sekaligus memberikan penguatan terkait disiplin, etika profesi, serta pencegahan penyalahgunaan wewenang.

    Mitigasi tersebut diharapkan mampu mengantisipasi sejak dini berbagai potensi pelanggaran dalam pelayanan maupun penegakan hukum, sekaligus memastikan seluruh anggota bekerja sesuai SOP dan aturan yang berlaku.

    Melalui kegiatan ini, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang bersih, transparan, cepat, mudah, humanis, dan akuntabel.

    Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah nyata Polres Gresik dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

  • Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu di Semampir, 672 Paket Seberat 399,15 Gram Disita

    Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Sabu di Semampir, 672 Paket Seberat 399,15 Gram Disita

    SURABAYA, Ketik Data – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur mengungkap peredaran narkotika di Benteng Dalam, Semampir, Surabaya.

    Pengungkapan tersebut merupakan pengembangan penyelidikan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak atas kasus yang terungkap sebelumnya.

    Dari pengungkapan ini Polisi mengamankan pemuda berinisial IRF (20 tahun) di sebuah rumah di kawasan Benteng Dalam pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

    Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, dari penangkapan tersebut petugas menemukan ratusan paket sabu siap untuk diedarkan.

    “Petugas mengamankan tersangka IRF dan menemukan 672 plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan total kurang lebih 399,15 gram,” ujar AKP Adik, Senin (24/8/2026).

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, ratusan paket sabu tersebut merupakan milik seseorang bandar berinisial HSM yang saat ini masih dalam pencarian Polisi atau berstatus daftar pencarian orang (DPO).

    Menurut AKP Adik, barang tersebut dititipkan kepada IRF untuk membantu menjual sabu sejak bulan September 2025 hingga 15 Agustus 2026.

    “Tersangka biasanya menjalankan aktivitas menjual sabu mulai pukul 07.00 WIB hingga 23.00 WIB. Dari penjualan itu, IRF memperoleh upah Rp150 ribu dari HSM,” kata AKP Adik.

    Dalam menjalankan aksinya, tersangka menawarkan sabu dalam beberapa paket. Polisi menemukan paket yang disebut sebagai “paket hemat” dengan kisaran harga Rp100 ribu.

    Selain itu, terdapat paket seperempat dengan harga sekitar Rp.250 ribu dan paket setengah dengan harga sekitar Rp.400 ribu.

    Selain narkotika, petugas menyita uang tunai sebesar Rp.3 juta dari hasil penjualan sabu yang belum disetorkan kepada HSM.

    Selain mendapatkan upah, tersangka juga mengaku dapat mengonsumsi sabu tanpa harus membelinya.

    Tersangka IRF dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

  • 3 Pengedar Pil Dobel L di Nganjuk Diamankan, Polres Sita 2.303 Butir Okerbaya

    3 Pengedar Pil Dobel L di Nganjuk Diamankan, Polres Sita 2.303 Butir Okerbaya

    NGANJUK, Ketik Data – Satresnarkoba Polres Nganjuk kembali mengungkap jaringan peredaran obat keras berbahaya dalam rangka Operasi Tumpas Semeru 2026. Tiga terduga pelaku (Non Target Operasi) berhasil diamankan di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Nganjuk dengan barang bukti berupa 2.303 butir pil dobel L serta uang tunai Rp250 ribu.

    Tiga terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS (25), warga Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, TA (34), warga Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, dan DP (19), warga Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk.

    Dari pengungkapan pertama di wilayah Kecamatan Lengkong, petugas mengamankan 33 butir pil dobel L dari DS. Barang bukti tersebut terdiri dari 18 butir yang dibungkus kertas rokok dan 15 butir dalam plastik klip. Polisi juga menyita uang tunai Rp50 ribu, satu tas selempang dan satu telepon genggam.

    Pengembangan perkara selanjutnya mengarah kepada TA yang diamankan di wilayah Kecamatan Lengkong. Dari pengungkapan tersebut, petugas menyita 2.180 butir pil dobel L yang dikemas dalam sejumlah plastik klip, kit dan satu botol plastik.

    Selain ribuan pil tersebut, polisi turut mengamankan dua pack plastik klip, satu kotak plastik bening, satu telepon genggam Samsung A05 dan satu sepeda motor Honda Supra X warna merah hitam.

    Pengungkapan berikutnya dilakukan di wilayah Kecamatan Pace dengan mengamankan DP. Dari terduga pelaku, petugas menyita 90 butir pil dobel L, uang tunai Rp200 ribu, satu telepon genggam Vivo Y12 serta satu sepeda motor Honda Beat.

    Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa pengungkapan tersebut menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran obat keras berbahaya yang dapat membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pengedar obat keras berbahaya. Pengungkapan ini akan terus kami kembangkan untuk memutus mata rantai peredarannya, termasuk mengungkap pihak lain yang masih berkaitan dengan jaringan tersebut,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan, Jumat (21/8/2026).

    Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Nganjuk AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., M.H. mengatakan, ketiga perkara tersebut masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan peredaran obat keras berbahaya lainnya.

    “Dari pengungkapan yang dilakukan, kami mengamankan tiga terduga pelaku beserta 2.303 butir pil dobel L. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak lain yang berkaitan dengan peredaran obat keras berbahaya tersebut,” jelas AKP Hafid.

    Ketiga terduga pelaku kini diamankan di Polres Nganjuk untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap pihak lain yang diduga berkaitan dengan jaringan peredaran pil dobel L tersebut.

  • Panti Asuhan Baitul Yatim Ditutup, Kantor Hukum D. Firmansyah Apresiasi Polda Jatim dan Pemkot Surabaya

    Panti Asuhan Baitul Yatim Ditutup, Kantor Hukum D. Firmansyah Apresiasi Polda Jatim dan Pemkot Surabaya

    SURABAYA, Ketik Data – Kantor Hukum D. Firmansyah, S.H. & Rekan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim), Polrestabes Surabaya, serta Wali Kota Surabaya melalui Dinas Sosial. Apresiasi ini diberikan atas respons cepat, ketegasan hukum, serta langkah proaktif dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak penyandang disabilitas (tunanetra) dan penutupan yayasan panti asuhan ilegal.

    Pernyataan tersebut disampaikan menyusul terungkapnya kasus pencabulan berulang yang dilakukan oleh anak pemilik yayasan berinisial MSN (21) terhadap seorang anak asuh berusia 14 tahun di Panti Asuhan Baitul Yatim, Jalan Raya Saritama, Surabaya.

    Apresiasi Pendampingan Korban dan Penegakan Hukum
    Dodik Firmansyah selaku Kuasa Hukum dari ibu korban berinisial WK (31), menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran langsung Direktur Reserse PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, bersama Kasat Reserse PPA-PPO Polrestabes Surabaya, AKBP Melatisari.

    Kedatangan para petinggi kepolisian ke kediaman keluarga korban di kawasan Manukan, Surabaya, pada Jumat sore (21/8/2026) dinilai sangat membantu memberikan penguatan mental, pendampingan psikologis, serta bantuan sosial bagi keluarga korban yang merupakan seorang ibu tunggal dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

    “Kami mengapresiasi perhatian dari Ibu Direktur PPA dan PPO Polda Jawa Timur dan Ibu Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya beserta jajaran terhadap korban dan ibu korban. Pendampingan yang diberikan sangat membantu keluarga korban… Kami berharap kasus ini dapat diusut sampai tuntas dan memberikan efek jera bagi pelaku,” ujar Dodik Firmansyah, Sabtu (22/8/2026).

    Langkah Tegas Pemkot Surabaya Tutup Panti Ilegal
    Selain proses hukum terhadap tersangka MSN yang kini telah ditahan, Kantor Hukum D. Firmansyah juga mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Sosial yang resmi menutup Panti Asuhan Baitul Yatim per 20 Agustus 2026.

    Berdasarkan investigasi Dinsos Surabaya, yayasan tersebut terbukti tidak memiliki izin resmi serta tidak menyelenggarakan administrasi pencatatan anak asuh dengan benar. Sebanyak 35 anak asuh yang menghuni panti tersebut kini dipulangkan kepada keluarga masing-masing, sementara anak-anak asal Surabaya yang tidak memiliki keluarga langsung diambil alih penanganannya oleh pemerintah kota dan Pemprov Jatim.

    Pihak Kantor Hukum D. Firmansyah berharap sinergi kuat antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah ini dapat terus terjaga guna memberikan perlindungan maksimal bagi kelompok rentan serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

  • GMPI Sidoarjo Perkuat Struktur hingga Desa, Siapkan Pengawalan Hukum bagi Warga

    GMPI Sidoarjo Perkuat Struktur hingga Desa, Siapkan Pengawalan Hukum bagi Warga

    SIDOARJO, ( Ketik Data ) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Kabupaten Sidoarjo memantapkan pijakan organisasinya melalui rapat konsolidasi di Kantor Sekretariat DPD GMPI, Jalan Raya Tlogo Gg. II, Sidokerto, Kecamatan Buduran, Minggu (22/8/2026). Langkah strategis ini digelar untuk memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput sekaligus menyelaraskan program kerja yang responsif terhadap dinamika sosial warga Sidoarjo.

    ​Ketua DPD GMPI Kabupaten Sidoarjo, Hasmin Marjan, menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan momen krusial dalam membangun soliditas internal dan memastikan seluruh barisan kader bergerak dalam satu komando.

    ​”Rapat konsolidasi hari ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan pijakan strategis untuk menyelaraskan arah gerak kader. Kami fokus memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput agar program kerja GMPI benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat Sidoarjo,” ujar Hasmin Marjan.

    ​Ia meminta seluruh pengurus dari tingkat kecamatan hingga desa memiliki komitmen kolektif dan aktif mengawal berbagai isu lokal yang dihadapi warga.

    ​Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD GMPI Kabupaten Sidoarjo, Heru Purwanto, menekankan pentingnya kerapian administrasi dan pemetaan potensi kader demi kelancaran roda organisasi.

    ​”Kami di jajaran kesekretariatan memastikan sistem tata kelola organisasi berjalan tertib dan terintegrasi. Konsolidasi ini menjadi momentum untuk mempercepat pemetaan potensi kader di setiap kecamatan, sehingga seluruh program kerja daerah yang dirancang dapat dieksekusi secara terukur dan tepat sasaran,” tegas Heru Purwanto.

    ​Penguatan organisasi ini juga diperkuat dari sisi perlindungan dan pengawalan hukum bagi warga. Divisi Hukum DPD LSM GMPI Kabupaten Sidoarjo, Tody Wajong, S.H., M.H., menyatakan kesiapannya untuk memberikan advokasi hukum yang berkeadilan bagi masyarakat Sidoarjo.

    ​”Penguatan struktur hingga basis bawah ini juga diimbangi dengan kesiapan advokasi hukum. Kami di Divisi Hukum DPD LSM GMPI Sidoarjo siap memberikan pendampingan serta pengawalan hukum secara tegas dan objektif bagi warga yang membutuhkan keadilan, sejalan dengan fungsi kontrol sosial organisasi,” ungkap Tody Wajong, S.H., M.H.

    ​Rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus harian DPD serta perwakilan pimpinan cabang dari berbagai kecamatan di Sidoarjo. Melalui konsolidasi ini, GMPI Sidoarjo menargetkan rampungnya integrasi program kerja, pemetaan jaringan kader, serta skema pengawalan masyarakat secara menyeluruh dalam waktu dekat.

  • Bangun Sinergi Antarmedia, Dtikinformasinews.com dan Yakusa.id Gelar Silaturahmi di Surabaya

    Bangun Sinergi Antarmedia, Dtikinformasinews.com dan Yakusa.id Gelar Silaturahmi di Surabaya

    SURABAYA, ( Ketik Data ) Dalam upaya menjaga kebersamaan dan memperkuat kekompakan antarmedia, redaksi Dtikinformasinews.com menggelar pertemuan silaturahmi bersama media Yakusa.id. Kegiatan yang menjadi ajang penguatan komunikasi antarawak media ini berlangsung di sebuah warung kopi (warkop) di kawasan Jalan Kedungdung, Surabaya, Kamis (20/8/2026).

    Pertemuan santai namun penuh keakraban tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi para insan pers. Selain menyambung silaturahmi, forum ini difokuskan untuk membangun kolaborasi positif dan menjaga solidaritas dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik.

    Dalam kesempatan tersebut, Ibu Henny perwakilan dari Yakusa.id menyambut hangat momentum kebersamaan ini. Ia tampak antusias memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh rekan media yang hadir. Diharapkan, langkah awal ini mampu membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka dan berkesinambungan di masa mendatang.

    Sementara itu, Pimpinan Redaksi Dtikinformasinews.com, H. Saladin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh jajaran redaksi, khususnya perwakilan Yakusa.id yang datang jauh-jauh dari Kabupaten Pamekasan.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua, terutama keluarga besar Yakusa.id dari Pamekasan. Semoga ajang silaturahmi ini menjadi wadah yang solid untuk terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan sinergi sesama insan media,” ujar H. Saladin.

    Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intensif demi terciptanya iklim pers yang saling mendukung dan profesional.

  • Hari Juang Polri 2026, Wakapolres Pamekasan Pimpin Upacara dan Ajak Polri Terus Berbenah

    Hari Juang Polri 2026, Wakapolres Pamekasan Pimpin Upacara dan Ajak Polri Terus Berbenah

    PAMEKASAN – Polres Pamekasan menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri tahun 2026, di Lapangan Mapolres Pamekasan, Jl. Nyalaran Kab. Pamekasan, Jum’at (21/8/2026).

    Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan, dan dihadiri oleh para PJU Polres, Pama, Bintara dan ASN Polri Polres Pamekasan.

    Upacara diawali dengan menyanyikan Mars Polri, dilanjutkan dengan mengheningkan Cipta, pembacaan sejarah singkat hari Polri, pembacaan teks Proklamasi Polisi, menyanyikan Hymne Polri dan Andika Bhayangkari.

    Hari Juang Polri tahun 2026 mengusung tema “Dengan Semangat Juang Polri untuk Indonesia Maju dan Masyarakat Aman”.

    Wakapolres Pamekasan Kompol Hendry Soelistiawan mengatakan bahwa Polri memiliki catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa.

    “Tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, Polri juga menjadi bagian dari garda terdepan dalam mempertahankan kemerdekaan pada masa-masa awal republik. Atas dasar itu, sejak 2024 Polri menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri”, jelasnya.

    “Peringatan Hari Juang Polri ini bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan Polri, tetapi juga menjadi introspeksi diri bagi Polri untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

    Peringatan Hari Juang Polri juga menjadi refleksi bagi Polri untuk terus melanjutkan perjuangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengabdi sepenuh hati kepada bangsa dan negara,” terang Wakapolres Pamekasan.

  • Hari Juang Polri 2026, Polres Gresik Kenang Sejarah Perjuangan dan Perkuat Pengabdian

    Hari Juang Polri 2026, Polres Gresik Kenang Sejarah Perjuangan dan Perkuat Pengabdian

    GRESIK – Kepolisian Resor (Polres) Gresik menggelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di halaman Mapolres Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jumat (21/8/2026) pagi.

    Upacara tersebut diikuti jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh personel Polres Gresik. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Arief Sukmo Wibowo.

    Turut hadir Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, Kabag Log AKP Alimuddin Nasution, para pejabat utama, perwira, serta personel dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran.
    Peserta upacara terdiri atas peleton deputasi perwira, gabungan staf, Satlantas, Satpolairud, Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, hingga peleton Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polres Gresik.

    Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan pasukan, dilanjutkan pengheningan cipta untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum penting untuk mengenang kembali sejarah perjuangan kepolisian. Salah satunya peristiwa bersejarah pada 21 Agustus 1945 di Surabaya, ketika Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin memproklamasikan kesetiaan Polisi kepada NKRI.

    Suasana upacara berlangsung khidmat saat Mars dan Hymne Polri dikumandangkan. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan foto bersama.

    Selain dilaksanakan di jajaran Polres Gresik, Peringatan Hari Juang Polri 2026 juga berlangsung di Monumen Perjuangan Polri, Jalan Polisi Istimewa, Keputran, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.

    Upacara tingkat Jawa Timur tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., PJU Mabes Polri, PJU Polda Jatim, para Kapolres jajaran Polda Jatim, purnawirawan Polri, serta tamu undangan lainnya.

    Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa Hari Juang Polri bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan dan pengabdian para anggota kepolisian dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

    “Peringatan Hari Juang Polri ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk mengingat kembali peran heroik anggota kepolisian dalam masa revolusi fisik dan pertempuran mempertahankan kemerdekaan,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

    Menurutnya, semangat perjuangan para pendahulu harus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di tengah masyarakat.

    Ia meminta seluruh personel Polres Gresik menjadikan nilai-nilai perjuangan tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Saya meminta seluruh anggota Polres Gresik menjadikan nilai sejarah ini sebagai motivasi untuk senantiasa bekerja secara profesional, responsif, dan tulus dalam melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat,” pungkasnya.

    Peringatan Hari Juang Polri 2026 di Polres Gresik diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu Polri.

  • SMKS An Nur Al Muntahy Banyuates Sampang Raih Juara 2 ASTRA 2026

    SMKS An Nur Al Muntahy Banyuates Sampang Raih Juara 2 ASTRA 2026

    SAMPANG ( KETIK DATA ) Prestasi membanggakan ditorehkan SMKS An Nur Al Muntahy, sekolah yang beralamat di Desa Kebun Jeruk, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Sekolah tersebut berhasil meraih Juara 2 Program Anugerah Sekolah Terawat (ASTRA) Tahun 2026 kategori sekolah swasta.

    Penghargaan itu diberikan oleh Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang dalam rangkaian Gebyar Edukasi dan Budaya untuk memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

    Kegiatan penghargaan digelar di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang pada 18 Agustus 2026. Capaian SMKS An Nur Al Muntahy menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap sekolah yang dinilai mampu membangun budaya merawat, memanfaatkan, dan mengelola sarana serta prasarana sekolah secara partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan.

    Piagam penghargaan yang diterima SMKS An Nur Al Muntahy mencantumkan sekolah tersebut sebagai Terbaik 2 Program Anugerah Sekolah Terawat (ASTRA) Tahun 2026 kategori sekolah swasta.

    Bagi keluarga besar SMKS An Nur Al Muntahy, penghargaan tersebut bukan sekadar piagam. Prestasi itu menjadi bentuk apresiasi atas kerja bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bersih, sehat, serta mendukung kegiatan belajar mengajar.

    Kepala SMKS An Nur Al Muntahy, Mohamad Ali Fahmi Eka, S.T., menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang beserta seluruh jajaran atas apresiasi yang diberikan kepada sekolahnya.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada Kacabdin Sampang yang telah memberikan apresiasi kepada SMKS An Nur Al Muntahy. Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas sekolah,” ujar Mohamad Ali Fahmi Eka, S.T.

    Menurut Fahmi, penghargaan tersebut tidak lahir dari kerja satu pihak. Capaian itu merupakan hasil kebersamaan seluruh warga sekolah yang selama ini berupaya menjaga lingkungan, fasilitas, serta sarana dan prasarana pendidikan agar tetap terawat dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

    Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Al Muntahy, KH. Ushuluddin Emha, S.Ag., yang dinilai terus memberikan doa, dukungan, dan support penuh terhadap perkembangan SMKS An Nur Al Muntahy.

    “Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Ketua Yayasan Al Muntahy, KH. Ushuluddin Emha, S.Ag., atas doa dan support penuh kepada sekolah. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan staf SMKS An Nur Al Muntahy yang telah bahu-membahu, bekerja bersama dengan penuh tanggung jawab, sehingga kami bisa memperoleh penghargaan ini,” katanya.

    Fahmi berharap penghargaan tersebut tidak membuat seluruh keluarga besar sekolah berpuas diri. Sebaliknya, capaian Juara 2 ASTRA 2026 diharapkan menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas sekolah dan mengejar prestasi yang lebih tinggi.

    “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi sekolah kami agar lebih berprestasi lagi di masa depan. Kami ingin menjadikan penghargaan ini sebagai pemicu untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah, pelayanan pendidikan, serta prestasi siswa dan sekolah,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sampang, Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang mampu menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang terawat, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.

    Menurut Mas’udi, Program ASTRA tidak hanya menilai bagaimana kondisi fisik lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya merawat dan memanfaatkan sarana prasarana secara bersama-sama. Sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, sehat, serta berkelanjutan.

    Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi SMKS An Nur Al Muntahy dan sekolah lainnya untuk terus berinovasi. Prestasi, kata dia, harus menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membangun budaya positif di lingkungan sekolah.

    Bagi SMKS An Nur Al Muntahy di Desa Kebun Jeruk, Kecamatan Banyuates, penghargaan Juara 2 ASTRA 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan sekolah. Prestasi itu sekaligus menjadi bukti bahwa sekolah swasta di wilayah utara Kabupaten Sampang mampu tampil dan bersaing melalui komitmen, kerja sama, serta budaya menjaga lingkungan pendidikan.

    Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan baru bagi SMKS An Nur Al Muntahy untuk terus melahirkan prestasi berikutnya, bukan hanya dalam aspek lingkungan sekolah, tetapi juga dalam bidang akademik, keterampilan, karakter, dan prestasi peserta didik.